Kisah Haru Kakak Adik Bertemu Kembali Setelah 50 Tahun Terpisah

Tali persaudaraan tidak bisa diputus. Walau jarak memisahkan, tidak akan mengubah fakta bahwa saudara akan menjadi keluarga selamanya.

Seperti yang dialami pria bernama Ling Kok Ong asal Singapura ini. Pria berusia 66 tahun akhirnya bertemu adiknya yang sudah terpisah selama 50 tahun.

Dilansir dari World of Buzz, Ling bertemu dengan adik perempuannya, Hamsiah Mohamad (58) setelah terpisah lebih dari setengah abada itu pada 4 September lalu.

Ling Kok Ong yang merupakan anak ketiga dari 7 bersaudara itu menceritakan bahwa dia senang akhirnya dapat menemukan adik perempuannya.

Kisah Haru Kakak Adik Bertemu Kembali Setelah 50

Dia mengatakan pertemuan itu memang permintaan sang ibu yang ingin melihat anak perempuannya yang terpisah sejak lahir.

“ Meskipun kami terpisah, kami selalu mengingatnya dan itulah mengapa saya sangat berharap dapat melacaknya untuk memenuhi impian ibu saya. Kami sekeluarga, terutama ibu dan mendiang bapak, selalu ingat adik saya dan karena itu kami datang ke Terengganu untuk mencarinya,” ujarnya.

Saat lahir, Hamsiah diadopsi oleh pasangan Melayu karena saat itu mereka tidak belum dikaruniai anak.

Saat itu, mereka tinggal di Bukit Besi, Dungun, Malaysia, dan perpisahan terjadi saat keluarga tersebut kembali ke Singapura.

Ling dan istrinya tiba di Dungun, pada 17 Agustus dalam upaya untuk mencari adik perempuannya, tetapi kecewa setelah mendengar bahwa keluarga angkatnya telah pindah dan ayah angkatnya telah meninggal.

Namun, pertemuan dengan Wan Mohd Rosli dan anggota Asosiasi Sejarah Malaysia Dungun, yang membantu pencarian akhirnya membuahkan hasil.

“ Beberapa anggota paguyuban mengenal keponakan Hamsiah. Dari sana kami berhasil melacak adik perempuan saya yang sudah pindah ke Bukit Payok,” terangnya.

Bagi Hamsiah yang kini telah menjadi ibu dari dua orang anak, tidak pernah terpikirkan olehnya bisa bertemu dengan anggota keluarganya setelah sekian lama berpisah.

“ Saya baru tahu saya diadopsi ketika saya berusia 15 tahun dan saya benar-benar tidak berpikir saya akan melihat mereka (keluarga kandung) lagi karena saya tidak pernah mengenal mereka. Alhamdulillah, hari ini saya bisa bertemu salah satunya,” ungkapnya.

Hamsiah juga menjelaskan bahwa meskipun dia adalah anak angkat, orangtua angkatnya merawatnya seperti anak mereka sendiri. Kini keduanya dapat bergabung menjadi satu keluarga besar yang bahagia.

Lihat artikel aslinya di sini