Profesi Asli Terungkap? Viral Postingan Lama Gus Samsudin Mengaku Bukan Kiyai!

Sosoknya tengah menjadi sorotan, kini viral lagi unggahan lama Gus Samsudin yang menyebut dirinya bukan Gus atau Kiyai.

Sebagaimana diketahui, Gus Samsudin menjadi sorotan setelah trik pengobatannya dibongkar oleh Marcel Radhival alias Pesulap Merah.

Setelah berseteru dengan Pesulap Merah, Gus Samsudin akhirnya mengakui konten YouTube yang dibuatnya cuma akting.

Profesi asli Gus Samsudin dikuliti ternyata jauh dari kata sakti mandraguna. Foto dukun Blitar ini akhirnya diolok-olok di media sosial.

Pesulap Merah memang kerap membongkar aksi spiritual Gus Samsudin. Bahkan Pesulap Merah terang-terangan meminta Gus Samsudin membuktikan kesaktiannya.

Namun Gus Samsudin enggan menutup padepokannya.

© Disediakan oleh Tribunnewsmaker.comPesulap Merah dan Gus Samsudin – Pesulap & Dukun Berantam, Pesulap Merah Datangi Gus Samsudin, Bongkar Trik Pengobatan Dituduh Receh (Instagram)

Gus Samsudin sudah mengaku bahwa hal-hal yang ditampilkannya di YouTube hanyalah akting belaka. Hal ini dikatakan oleh Pesulap Merah atau Marcel.

Jadinya tak perlu lagi ada pembuktian dari Gus Samsudin.

“Untuk konten-kontennya sendiri, Mas Udin sudah mengakui bahwa kontennya hanya hiburan. Hanya setting-an alias sekadar akting doang, itu juga sudah dia akui di channel YouTubenya,” terang Pesulap Merah yang diminta konfirmasi oleh wartawan pada Selasa (2/8/2022).

Perseteruan Pesulap Merah dan Gus Samsudin juga menarik perhatian warga setempat.

Warga menuntut padepokan itu ditutup karena diduga melakukan penipuan bermodus pengobatan.

Warga berdemonstrasi meminta agar padepokan Gus Samsudin ditutup. Alasan aspirasi mereka, padepokan itu banyak menipu warga dengan modus pengobatan, bukan karena soal viralnya perseteruan dengan Pesulap Merah.

Mediasi di Polsek Lodoyo Barat tidak membuat Gus Samsudin mau menutup padepokannya

“Kalau saya tidak melanggar hukum, saya tidak akan melakukan apa pun yang bertentangan dengan hukum. Saya akan berpijak dengan kaki saya sendiri,” kata Gus Samsudin seusai mediasi di Polsek Lobar, Minggu (31/7/2022).

Hasil mediasi antara pihak Gus Samsudin dan Kepala Desa Rejowinangun menyatakan bahwa Padepokan Nur Dzat Sejati ditutup selama tiga hari untuk sementara waktu.

Pada Senin (1/8/2022) wartawan yang memantau di lapangan, dua pintu gerbang Padepokan Gus Samsudin Jadab Blitar tertutup rapat.

Keadaan suasana di depan Padepokan terpantau sepi tidak seramai kemarin pada waktu didemo, warga sekitar dan pengguna jalan berlalu lalang seperti biasa.

Kepala Desa Rejowinangun, Bhagas Wigasto menuturkan bahwa pihaknya resmi menutup Padepokan Nir Dzat Sejati Blitar, hal ini sesuai dengan keputusan bersama dan untuk proses diskusi masing-masing pihak.

“Berdasarkan hasil kesepakatan kedua belah pihak yaitu warga desa dan padepokan, mereka sepakat untuk menutupnya terlebih dahulu, mulai hari ini. Untuk proses tabayun (diskusi) di masing-masing pihak,” terang Bhagas kepada wartawan.

© Disediakan oleh Tribunnewsmaker.comPesulap Merah mendukung penutupan padepokan milik Gus Samsudin (Instagram)

Gegara perseteruan Gus Samsudin dan Pesulap Merah itu, dua layanan online milik Desa Rejowinangun diretas orang dan tidak bisa digunakan sementara waktu.

Si hacker menyampaikan pesan di laman situs desa yang diretas itu.

‘Hacked By Justicecrew,” demikian bunyinya seperti tercantum pada Senin (1/8/2022). Kata si hacker, masyarakat Blitar mendukung pembuktian Marcel Pesulap Merah! Mereka memasang tagar save Marcel dan Rejowinangun Anarkis.

Situs web PTSP diretas dengan cara spam dan website UMKM diretas dengan diblok gambar dengan kata-kata.

Akibatnya, layanan surat menyurat dilakukan secara manual untuk sementara waktu.

Akun Instagram Desa Rejowinangun juga diserang ratusan komentar warganet.

Pada Selasa (2/8/2022) situs web desa itu kembali bisa diakses lagi. Hal ini dikonfirmasi oleh Kades Rejowinangun Bhagas Wigasto. “Alhamdulillah, tidak hanya website UMKM yang sudah pulih, tapi layanan online PTSP (surat menyurat) sudah bisa digunakan kembali,” terang Bhagas.

Pesulap Merah alias Marcel tidak tahu-menahu perkara peretasan ini.

“Kenapa nggak Mas Udin (Samsudin) saja yang berusaha disetop kebohongannya dan pengobatan yang menggunakan trik itu?” sebut Marcel yang mengaku heran terhadap ulah hacker.

Gus Samsudin namanya kini jadi bahan olok-olok.

Melalui kanal YouTube ‘Padepokan Nur Dzat Sejati’, Gus Samsudin kerap membagikan pengalaman spiritualnya.

Gus Samsudin kerap mengunjungi praktisi paranormal hingga dukun santet yang ada di berbagai wilayah.

Tak hanya di Blitar tempat padepokan yang diasuh Gus Samsudin, dia juga sering mendatangi daerah luar Blitar.

Kanal YouTube ‘Padepokan Nur Dzat Sejati’ saat ini punya subscriber lebih dari 1 juta.

© Disediakan oleh Tribunnewsmaker.comSosok Gus Samsudin Viral Setelah Padepokan Nur Dzat Sejati Ditutup, Ribut Pesulap Merah. (Kolase/IST)

Melalui kanal YouTube ini Gus Samsudin membahas segala sesuatu tentang dunia gaib.

Namun, konten gaib Gus Samsudin beda dari yang lain karena konten gaib ini juga dijadikan Gus Samsudin sebagai media dakwah.

Dia selalu melantunkan doa dan sholawat di setiap kegiatannya menelusuri tempat gaib.

Gus Samsudin adalah seorang santri yang mendalami ilmu agama Islam yang berasal dari Pondok Condro Mowo.

Dia juga dikenal sebagai santri gendeng. Pondok Condro Mowo sendiri beralamat di Giri Mulyo, Jogo Rogo, Kota Ngawi, Jawa Timur.

Di Pondok Condro Mowo, Gus Samsudin diajarkan dengan ikhlas merawat orang-orang yang memiliki gangguan jiwa.

Hal ini diketahui karena info dari channel YouTube Padepokan Nur Dzat Sejati saat Gus Samsudin melakukan kunjungan di Pondok Condro Mowo.

Kunjungan tersebut bertujuan karena Gus Samsudin ingin bersilaturrahmi dan ingin mendirikan padepokan untuk merawat orang-orang yang memiliki masalah gangguan jiwa.

“Insha Allah kalau ada rejeki lebih kita mau bikin pondok khusus orang-orang yang tidak waras. Mungkin Insha Allah bangun khusus pondok khusus untuk orang-orang gila ya. Insha Allah,” kata Gus Samsudin.

© Disediakan oleh Tribunnewsmaker.comDi tengah permintaan warga untuk segera menutup Padepokan Nur Dzat Sejati, Gus Samsudin rupanya masih aktif memberikan pembelajaran pada para santri. Gus Samsudin memberikan beberapa pesan kepada para pengikutnya setelah Padepokan Nur Dzat Sejati ditutup sementara. (Youtube/Padepokan Nur Dzat Sejati)

Di pondok itu juga, Gus Samsudin juga diberitahu oleh Kyainya mengenai banyak hal.

Contohnya seperti jangan mau di hasut oleh Wahabi yang mensyirik-syirikan ziarah wali songo.

Di pondok itu, Gus Samsudin bersama rombongan juga melakukan ziarah makam Mbah Condro Mowo.

Ahli Spiritual kelahiran 1989 ini viral karena, ilmu Kulhugeni yang merupakan kemampuan spiritual untuk dapat melakukan berbagai hal yang berada di luar nalar manusia.

Gus Samsudin sering mempraktikan ilmu Kulhugeni untuk dapat menyembuhkan orang sakit bahkan sampai mengusir sarang hantu di beberapa tempat angker.

Tak jarang dia membagikan konten pertemuan dengan makhluk halus dan menantang mereka dengan ilmu yang dimilikinya.

Berkat konten berbau mistis, ahli spiritual ini menjadi viral ditonton jutaan orang.

Gus Samsudin kini sudah mengaku konten YouTube yang dibuatnya cuma akting untuk hiburan.

Profesi asli Gus Samsudin dikuliti ternyata jauh dari kata sakti mandraguna.

Foto terkini dukun Blitar diolok-olok netizen di media sosial.

Profesi asli Gus Samsudin dikuliti lewat unggahan di media sosial.

© Disediakan oleh Tribunnewsmaker.comUnggahan lama Gus Samsudin mengaku bukan Kiyai tapi pemulung rongsok (Facebook)

Unggahan akun media sosial Facebook milik Gus Samsudin yang mengakui dirinya bukan sebagai Gus kembali viral.

Unggahan pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati ini diunggah pada Februari 2021, mengutarakan narasi kerendahan hati Gus Samsudin.

Namun, karena masalah Padepokan Gus Samsudin Blitar ditutup, unggahan ini kembali viral dan banyak dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.

“Saya bukan gus, saya bukan yai. Saya pemulung rongsok, jangan terlalu banyak berharap kepada sesama makhluk Allah SWT,” bunyi narasi unggahan Facebook itu.

Tidak sedikit dari netizen yang ikut berkomentar atas postingan Gus Samsudin Jadad dengan mengaitkan masalahnya baru-baru ini.

“Gara-gara nimbang kertas bekas keselip buki MAGIC lumayan lah buat belajar kibulin orang, ” timpal seorang netizen dengan akun FB Bang Khans.

“Iya kami percaya kok, karena gus dan kyai yg haq ga bakal bikin konten sampah wal kadzab,” saut akun FB Meneer Arief. (Foto Kita)

Lihat artikel aslinya di sini